SYARAT-SYARAT HIBAH BANTUAN SOSIAL

Syarat-Syarat Untuk Pengajuan/Permohonan BANSOS

Sesuai dengan Permendagri No. 13  Tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Dana Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor : 7 Tahun 2019 tentang tata Cara Pengelolaan Belanja Hibah, maka perlu menentukan standart dan persyaratan proposal yang disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara, sebagai berikut :

  1. Permohonan Bantuan hibah kepada Gubernur Sumatera Utara yang ditanda tangani Ketua, Sekretaris dan Bendahara Panitia Pembangunan atau Kegiatan.
  2. Melampirkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) tentang pemanfaatan Hibah/Bansos.
  3. Melampirkan Foto/Gambar Plank/Nama saat Kegiatan pengajuan permohonan beserta foto rencana bangunan.
  4. Melampirkan SK Panitia/Pengurus Pembangunan/Kegiatan.
  5. Melampirkan Surat Keterangan Lurah/Kepala Desa tentang Keterangan Domisili dari tanah bangunan bahwa tidak ada silang sengketa atau tidak disewa.
  6. Melampirkan Surat Terdaftar dari Kantor Urusan Agama (KUA) untuk Masjid/Musholla dan Gereja Terdaftar pada Resort atau Distriknya.
  7. Melampirkan Surat Keterangan bahwa 2 Tahun tidak menerima bantuan.
  8. Mempunyai kantor untuk kegiatan administrasi Rumah Ibadah.

Syarat-syarat Kelengkapan Administrasi Pencairan BANSOS

Sesuai dengan Permendagri No. 13 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Dana Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah agar Pemohon menyampaikan:

  1. Surat permohonan pencairan dana Hibah yang ditandatangani  Oleh Ketua, Sekretaris dan Bendahara serta diketahui oleh Lurah / Kepala Desa Setempat. (1 asli + 2 foto Copy). Unduh File Disini
  2. Perincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai dengan jumlah bantuan yang diterima ditandatangani oleh Ketua, Sekretaris dan Bendahara rangkap 3 (tiga). Unduh File Disini
  3. Membawa Surat Pemberitahuan Pencairan Dana Hibah (1 asli + 1 Foto Copy).
  4. Foto copy KTP (Ketua, Sekretaris, Bendahara) dilegalisir Kepala Desa rangkap 3 (tiga). Unduh File Disini
  5. Foto copy SK. Pengurus Lembaga / Panitia Pembangunan Rumah Ibadah Diketahui oleh Kepala Desa / Lurah setempat rangkap 3 (tiga). Unduh File Disini
  6. Fakta Integritas tentang pertanggungjawaban secara fisik dan keuangan atas bantuan yang diterima di atas materai Rp. 6.000, – (1 asli + 2 Foto Copy). Unduh File Disini
  7. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Penggunaan Dana Hibah ditandatangani Ketua Panitia diatas materai Rp. 6.000, – (1 asli + 2 Foto Copy). Unduh File Disini
  8. Surat Pernyataan Panitia Pembangunan tidak menerima bantuan 2 tahun berturut-turut bermaterai Rp. 6.000, – (1 asli + 2 Foto Copy). Unduh File Disini
  9. Ketua, Sekretaris dan Bendahara harus hadir untuk menandatangani kwitansi tanda terima dan membawa materai Rp. 6.000, – 3 lembar. Unduh File Disini
  10. Rekening Bank SUMUT atas nama Pengurus, Badan, Lembaga, panitia dan sejenisnya yang masih aktif (1 asli + 2 Foto Copy).
  11. Bantuan diproses setelah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah oleh Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprovsu dengan membawa materai Rp. 6.000, – sebanyak 5 lembar.
  12. Membawa Stempel Kepengurusan Badan / Lembaga Organisasi Kepanitiaan.
  13. Membuat Laporan Pertanggungjawaban bantuan yang diterima dengan melampirkan Surat Pertanggungjawaban bermaterai Rp. 6.000, – yang menyatakan bahwa  bantuan yang telah diterima sesuai dengan usulan RAB. (1 asli + 3 Foto Copy).
  14. Proses pengurusan administrasi belanja hibah dan bantuan sosial tidak dikenakan biaya.

Kelengkapan Berkas untuk Laporan Pertanggungjawaban Hibah

  1. Surat penyampaian kepada Gubernur Sumatera Utara Cq. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Utara ditandatangani oleh Pengurus,  Ketua, Sekretaris, Bendahara dan diketahui oleh Kepala Desa. (Tembusan kepada Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprovsu). Unduh Berkas Disini.
  2. Surat Pernyataan Pertanggung Jawaban pemakaian Dana Hibah yang ditandatangani oleh Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Unduh Berkas Disini.
  3. Foto Copy Buku Rekening Bank (lembar depan sampai Akhir ). Unduh Berkas Disini.
  4. Rencana Anggaran Biaya (RAB) Sesuai Permohonan Pencairan dana Hibah. Unduh Berkas Disini.
  5. Surat Pesanan Barang dari Panitia Pembangunan/BKM kepada Panglong/Penjual Bahan- Bahan Bangunan (Sesuai dengan RAB). Unduh Berkas Disini.
  6. Rincian Pesanan Barang (Sesuai dengan RAB). Unduh Berkas Disini.
  7. Balasan dari Panglong/Penjual Bahan- Bahan Bangunan kepada Panitia Pembangunan/BKM (sesuai dengan pesanan). Unduh Berkas Disini.
  8. Bon Faktur dari kepada Panglong/Penjual Bahan- Bahan Bangunan sesuai dengan pesanan. Unduh Berkas Disini.
  9. Seluruh Kwitansi Pembayaran harus bermaterai 6000 (Asli). Unduh Berkas Disini.
  10. Foto/Dokumentasi sebelum Pembangunan dan setelah selesai pembangunan. Unduh Berkas Disini.
  11. Lampiran Rincian Penerima ongkos Tukang yang ditandatangani oleh masing-masing penerima sesuai dengan RAB. Unduh Berkas Disini.
  12. Masing-masing berkas rangkap 4 (empat) 1 (satu) rangkap Asli untuk BPKAD, 2 (dua) rangkap Foto Copy untuk Biro Sosial dan 1(satu) rangkap pertinggal untuk Panitia.

Dasar Hukum Tentang Hibah

  1. Permendagri Nomor 13 Tahun 2018_Tentang Hibah Perubahan Ke 3
    Download File Disini 
  2. Pergub No. 7 Tahun 2019
    Download File Disini